JAKARTA - Selama menjalani bulan Ramadan, tantangan fisik dan mental kerap muncul saat tetap harus bekerja, bersekolah, dan menjalankan berbagai aktivitas lainnya sambil berpuasa. Tidak jarang, aktivitas harian terasa kurang bersemangat karena asupan cairan dan energi yang terbatas.
Dikutip dari British Council, terdapat sejumlah tips yang dapat membantu umat Muslim tetap termotivasi dan berenergi sepanjang bulan suci. Tips berikut dapat mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.
1. Tetapkan Niat yang Jelas
Salah satu poin penting dalam menjalankan ibadah puasa adalah niat. Dengan menetapkan niat setiap pagi, fokus akan lebih terjaga sepanjang hari.
Jika memiliki tujuan yang jelas, seperti menyelesaikan pekerjaan, tetap produktif, atau menunaikan ibadah dengan optimal, motivasi cenderung bertahan lebih lama meskipun energi mulai menurun. Niat tersebut juga dapat diteguhkan kembali dalam doa setelah salat, sehingga puasa terasa sebagai bagian dari perjalanan batin, bukan sekadar kewajiban.
2. Perhatikan Porsi dan Komposisi Makanan Sahur
Makanan saat sahur menjadi sumber energi utama untuk menjalani hari yang panjang. Karena itu, penting mengonsumsi makanan seimbang, bukan sekadar mengenyangkan.
Menu sahur yang ideal sebaiknya mencakup karbohidrat kompleks untuk energi yang tahan lama, protein untuk membantu perbaikan sel dan memberikan rasa kenyang lebih lama, serta serat dari sayur dan buah untuk menjaga kesehatan pencernaan. Mengonsumsi terlalu banyak makanan berat atau berminyak justru dapat membuat tubuh cepat lelah dan menimbulkan ketidaknyamanan pada pencernaan.
3. Atur Pola Tidur dengan Bijak
Ramadan sering kali mengubah jam tidur karena adanya sahur dan salat Subuh. Untuk itu, penting mengatur rutinitas tidur, misalnya dengan tidur lebih awal pada malam hari.
Selain itu, sebaiknya hindari tidur kembali setelah sahur untuk menjaga sistem pencernaan tetap optimal. Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk tidur siang singkat guna menjaga energi. Tidur yang cukup membantu tubuh mengatur hormon, meningkatkan konsentrasi, dan menjaga suasana hati tetap stabil.
4. Sisipkan Aktivitas Ringan Sepanjang Hari
Puasa tidak berarti harus berdiam diri sepanjang hari. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki saat istirahat, melakukan peregangan di sela pekerjaan atau belajar, hingga olahraga ringan yang tidak menguras tenaga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah. Aktivitas tersebut juga dapat mencegah rasa lemas yang sering muncul pada siang hari.
5. Kurangi Konsumsi Kafein
Meskipun kafein sering dianggap dapat menjaga kesegaran, selama Ramadan minuman berkafein justru berpotensi memperparah dehidrasi dan mengganggu pencernaan, terutama jika dikonsumsi saat sahur atau berbuka. Kafein dalam kopi maupun teh hitam dapat merangsang tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Karena itu, disarankan mengganti minuman berkafein dengan pilihan yang lebih ramah bagi tubuh selama berpuasa, seperti air putih, air kelapa, atau minuman hangat tanpa kafein.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.