Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malaysia Catat 2.500 Kasus TBC Awal Februari, Wisatawan Diimbau Pakai Masker

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 13 Februari 2026 |12:12 WIB
Malaysia Catat 2.500 Kasus TBC Awal Februari, Wisatawan Diimbau Pakai Masker
Malaysia Catat 2.500 Kasus TBC Awal Februari, Wisatawan Diimbau Pakai Masker (Foto: Freepik)
A
A
A

Profesor Hsu Li Yang, ahli penyakit menular dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Saw Swee Hock, National University of Singapore, menjelaskan bahwa sebagian besar orang yang terpapar bakteri TBC tidak akan mengembangkan penyakit tersebut.

Menurutnya, seseorang yang terpapar dapat mengalami dua kondisi:

  • TBC aktif, ketika bakteri berkembang dan menimbulkan gejala serta dapat menular.
  • Infeksi TBC laten, ketika bakteri tidak berkembang dan penderita tidak menunjukkan gejala maupun menularkan penyakit.

“Sebagian besar orang yang terpapar tidak akan jatuh sakit seumur hidupnya. Jika berkembang, biasanya terjadi beberapa bulan hingga beberapa tahun setelah paparan,” jelas Prof Hsu.

Ia menyarankan masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami batuk berkepanjangan, terutama bila disertai demam, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, atau keringat malam berlebihan.

Perlukah Menunda Perjalanan?

Terkait rencana perjalanan ke Malaysia, Prof Hsu menilai belum ada kebutuhan untuk menunda perjalanan saat ini. Namun, ia menekankan pentingnya mengikuti anjuran otoritas kesehatan setempat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement