“Aku mau menegaskan bahwa sejak awal aku tidak berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang dihadapi banyak orang saat ini,” ujarnya.
Menurut Prilly, pemasangan fitur #OpenToWork di LinkedIn justru menjadi bentuk keterbukaannya terhadap peluang kolaborasi lintas industri dan jejaring profesional yang lebih luas, termasuk di bidang-bidang yang belum pernah ia jalani sebelumnya.
“Terutama di ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba. Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh,” pungkas Prilly.
(Rani Hardjanti)