Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Rasa Lapar Sering Muncul saat Cuaca Dingin?

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Sabtu, 31 Januari 2026 |18:14 WIB
Kenapa Rasa Lapar Sering Muncul saat Cuaca Dingin?
Kenapa Rasa Lapar Sering Muncul saat Cuaca Dingin? (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Banyak orang mudah merasa lapar saat cuaca dingin. Ternyata, ini bukan perasaan biasa atau sekadar sugesti.

Ada beberapa alasan biologis, emosional, serta gaya hidup di balik fenomena tersebut. Tubuh manusia bereaksi terhadap suhu rendah dengan cara yang kompleks, dan rasa lapar yang meningkat saat dingin bisa menjadi salah satu responsnya.

Berikut ini sederet alasan utama mengapa lebih mudah lapar saat cuaca dingin:

Dorongan Biologis

Sejarah manusia menunjukkan bahwa ketika makanan sulit didapat, terutama di musim dingin, tubuh mengembangkan insting untuk makan lebih banyak sebagai mekanisme bertahan hidup. Meskipun saat ini mudah mendapatkan makanan, dorongan biologis ini masih ada dan bisa membuat kita merasa lebih lapar saat suhu turun.

Kebutuhan untuk Kenyamanan Emosional & Kesehatan Mental

Musim dingin sering dikaitkan dengan berbagai tradisi makanan berat dan manis, terutama selama liburan. Selain itu, perasaan kesepian di musim dingin juga bisa menimbulkan emosi yang mendorong seseorang mencari comfort food yang tinggi gula dan lemak, dan berujung memicu rasa lapar lebih sering.

Seasonal Affective Disorder

Beberapa orang mengalami Seasonal Affective Disorder (SAD), bentuk depresi musiman yang biasanya muncul saat hari lebih pendek dan kurang sinar matahari. SAD dapat memengaruhi suasana hati dan meningkatkan keinginan makan, terutama untuk makanan yang memberi rasa nyaman, sehingga membuat rasa lapar terasa lebih kuat.

Perubahan Hormon

Ketika hari lebih pendek dan paparan sinar matahari berkurang, tubuh menghasilkan lebih banyak melatonin dan lebih sedikit serotonin. Perubahan ini bisa memicu keinginan makan makanan tertentu, terutama yang kaya karbohidrat atau kalori tinggi, sebagai cara tubuh mencoba menyeimbangkan suasana hati sekaligus menyediakan sumber energi.

Perubahan Pola Hidup

Cuaca dingin sering membuat seseorang lebih banyak berada di dalam ruangan, beraktivitas lebih sedikit, atau mencari camilan sebagai hiburan. Tidak hanya berpengaruh pada tingkat energi yang terpakai, hal ini juga bisa meningkatkan kebiasaan ngemil karena rasa bosan atau kurang aktivitas fisik.

Tubuh Butuh Lebih Banyak Kalori

Saat suhu lingkungan turun, tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk menjaga suhu internal tetap stabil. Proses mempertahankan suhu tubuh ini memacu metabolisme, sehingga tubuh memberikan sinyal lapar agar kita mengonsumsi kalori tambahan sebagai bahan bakar untuk energi dan kemampuan bertahan terhadap dingin.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement