JAKARTA - Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek, khususnya Jakarta, imbas hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Sejumlah kelurahan di Jakarta terendam banjir hingga mengganggu aktivitas warga.
Banjir masih menjadi masalah umum di banyak wilayah, terutama saat musim hujan. Air yang masuk ke rumah bukan hanya merepotkan, tetapi juga dapat merusak perabot, instalasi listrik, hingga membahayakan kesehatan.
Di tengah musim hujan dan potensi banjir, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah air masuk ke dalam rumah. Berikut lima tips praktis mencegah banjir masuk ke rumah, dirangkum Jumat (23/1/2026).
Langkah pertama adalah meninggikan lantai rumah. Jika memungkinkan, buat lantai rumah lebih tinggi dari permukaan tanah atau jalan di sekitarnya. Perbedaan ketinggian ini membantu menahan air agar tidak mudah mengalir masuk ke dalam rumah, terutama saat hujan deras.
Memperbaiki saluran air juga dapat membantu mencegah banjir masuk ke dalam rumah. Saluran air yang tersumbat menjadi salah satu penyebab utama genangan. Pastikan selokan di sekitar rumah selalu bersih dari sampah, daun, dan lumpur. Lakukan pengecekan secara rutin agar aliran air tetap lancar.
Gunakan flood barrier, papan penahan air, atau karet khusus di bagian bawah pintu. Ventilasi yang berada dekat dengan permukaan tanah juga sebaiknya diberi penutup atau dinaikkan agar air tidak masuk melalui celah tersebut.
Membuat sumur resapan juga bisa menjadi solusi. Sumur resapan membantu air hujan meresap ke dalam tanah sehingga mengurangi genangan. Selain mencegah banjir, cara ini juga membantu menjaga ketersediaan air tanah di lingkungan sekitar.
Langkah terakhir adalah menata halaman rumah dengan baik. Hindari menutup seluruh halaman dengan semen atau paving. Sisakan area hijau agar air dapat meresap. Gunakan paving block berpori atau tanaman penutup tanah untuk membantu penyerapan air
(Kurniasih Miftakhul Jannah)