- Aksesori headphone peredam bising. Fitur ini membantu menggambarkan alat yang sering digunakan sebagian orang autis untuk mengurangi rangsangan suara.
- Fidget spinner berwarna pink dan tablet dengan aplikasi simbol komunikasi (Augmentative and Alternative Communication/AAC) yang dapat menjadi alat untuk menggambarkan cara berkomunikasi alternatif yang digunakan oleh sebagian anak autis.
- Pakaian yang longgar dan nyaman, berupa gaun A-line berwarna ungu dan sepatu datar. Pakaian ini dipilih agar lebih ramah terhadap sensitivitas sensorik dan memberikan stabilitas saat bermain.
Menurut Mattel, tujuan utama boneka ini adalah menciptakan citra yang bisa dikenali oleh anak-anak autis dan juga membantu teman mainnya memahami spektrum autisme yang beragam. Kolaborasi dengan ASAN dilakukan agar boneka terasa realistis dan penuh makna bagi mereka.
Autistic Barbie kini sudah tersedia untuk dibeli melalui toko resmi Mattel dengan harga sekitar USD11,87 atau setara Rp187 ribu. Di beberapa toko, boneka ini akan mulai dijual mulai Maret 2026.