Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti yang Ternyata Tak Direstui Orang Tua

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 15 Januari 2026 |06:10 WIB
Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti yang Ternyata Tak Direstui Orang Tua
Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti yang Ternyata Tak Direstui Orang Tua (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA – Kronologi pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti kembali menjadi sorotan publik. Hubungan kelam yang pernah dijalani Aurelie dengan Roby kembali diperbincangkan setelah terungkap bahwa pernikahan tersebut dilakukan tanpa restu orang tua dan diduga terjadi karena paksaan.

Kisah lama ini mencuat seiring terbitnya buku Broken Strings: Fragments of A Stolen Youth. Dalam buku tersebut, Aurelie membongkar pengalaman pahit hubungan masa lalunya dengan sosok pria yang disebut sebagai “Bobby”, yang diduga merujuk pada Roby Tremonti.

Aurelie dan Roby diketahui pernah menjalin hubungan cukup lama dan penuh konflik. Bahkan, keduanya sempat dikabarkan menikah pada 2011 melalui kawin lari, mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga akhirnya berpisah.

Kronologi Pernikahan Aurelie dan Roby

Meski tidak mendapat restu keluarga, hubungan Aurelie dan Roby terus berlanjut hingga muncul kabar bahwa keduanya menikah pada 2011. Pernikahan tersebut disebut berlangsung tanpa kehadiran orang tua Aurelie.

Aurelie mengaku bahwa pernikahan itu dilakukan secara terpaksa. Pengakuan tersebut pernah ia tuliskan melalui akun Facebook pribadinya pada 28 Desember 2013. Ia juga menegaskan bahwa pernikahan tersebut tidak tercatat secara hukum negara.

Dalam pengakuannya, Aurelie menyebut dirinya dipaksa menikah oleh Roby Tremonti. Selama hubungan tersebut, ia mengaku mengalami tekanan, ancaman, hingga kekerasan.

“Tanpa adanya orang tua, tanpa latihan dulu atau belajar apa pun di gereja,” tulis Aurelie kala itu.

Tak hanya itu, Aurelie juga mengaku mengalami KDRT, baik secara fisik maupun psikis. Ia menyebut pernah diminta mengirimkan foto telanjang yang kemudian dijadikan alat ancaman.

“Aku tadinya enggak berani kasih karena kalau sampai itu tersebar, karier aku bisa hancur, aku pasti malu semalu-malukannya dan bisa-bisa pulang ke Belgia,” tulisnya.

“Tapi dia terus mengancam sampai akhirnya aku merasa terpaksa harus nurut,” lanjut Aurelie.

Usai menikah, Aurelie sempat tinggal di rumah orang tua Roby. Namun, kondisi tersebut justru membuat tekanan yang ia alami semakin berat.

“Aku sampai sakit-sakitan karena stres. Sudah enggak sayang, aku dilarang ketemu orang tua aku lagi,” ungkapnya.

Ia juga mengaku mengalami kekerasan fisik di bulan-bulan terakhir pernikahan tersebut.

“Dia sudah berani main kasar. Aku diludahi bolak-balik, ditampar, dijambak,” tulis Aurelie.

Setelah menjalani pernikahan selama sekitar 15 bulan, Aurelie akhirnya berhasil berpisah dari Roby dan kembali ke orang tuanya pada 2013.

Pada 2020, Aurelie sempat diterpa isu berstatus janda. Kabar tersebut langsung dibantahnya melalui sebuah video klarifikasi.

“Ini terakhir kali aku membahas masa lalu yang kelam itu. Jadi jelas aku enggak pernah menikah, aku bukan janda,” ujar Aurelie, dikutip dari Kompas.com.

Aurelie menjelaskan bahwa ia sempat menemui seorang pastor di Gereja Katedral Bogor untuk mengadukan surat pernikahan yang pernah dikeluarkan oleh sebuah gereja di Cibinong. Menurutnya, pastor tersebut menyatakan bahwa surat pernikahan tersebut tidak sah.

“Ini pernyataan Status Liber. Status Liber itu apa? Intinya aku enggak pernah menikah dan aku enggak punya ikatan pernikahan apa pun,” kata Aurelie sambil menunjukkan dokumen tersebut.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement