Dengan hadirnya The Sanur, diestimasikan pada tahun 2030 terdapat sekitar 4 hingga 8 persen penduduk Indonesia yang sebelumnya berobat ke luar negeri dapat berobat di The Sanur. Sehingga, kontribusi The Sanur terhadap GDP nasional diperkirakan dapat menahan laju devisa yang ke luar mencapai Rp 86 triliun dan menambah devisa ke Indonesia sebesar Rp 19 triliun.
Tak hanya itu, The Sanur juga mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 18.375 orang.
Terletak di atas lahan seluas 41,26 hektar, The Sanur dikembangkan sebagai international health & wellness destination pertama di Indonesia yang menghadirkan fasilitas kesehatan dan pariwisata terintegrasi. Salah satu fasilitas unggulannya adalah International Medical Facility yaitu The Solitaire, yang dikelola oleh PT Bluecross Medika Internasional.
The Solitaire merupakan klinik bedah estetika berstandar global yang bekerja sama dengan lebih dari delapan mitra internasional pada bidang Cosmetic Surgery dan Medical Aesthetics, yang telah dikurasi dari Korea, Brasil, Singapura, Turki, Australian, dan negara lainnya. Mitra-mitra ternama tersebut mencakup World Class Plastic Surgeons, Banobagi Plastic Surgery Clinic, Woori Plastic Surgery, Hestia Intimate Rejuvenation, Mojelim Hair Transplant Clinic.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa “Pengembangan KEK Sanur sebagai international health & wellness destination merupakan bagian dari pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang sejalan dengan visi untuk memperkuat kemandirian layanan kesehatan nasional, meningkatkan daya saing global, serta menekan arus devisa ke luar negeri akibat layanan medis di luar negeri,” ujar Christine Hutabarat.