Meski unggahan asli telah dihapus, video tersebut kembali beredar melalui sejumlah akun lain, salah satunya Instagram @wisataistimewa.
Unggahan ulang itu menuai beragam respons warganet. Sebagian menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius.
“Harus diviralkan supaya jadi perhatian,” tulis akun @astioet.
Warganet lain menyoroti luasnya kawasan wisata yang dinilai melelahkan bagi pengunjung dengan kebutuhan khusus.
“Borobudur-Prambanan itu luas banget. Kita yang masih sehat saja bisa cepat lelah karena cuaca dan jarak. Perlu akses yang lebih ramah untuk lansia, ibu hamil, dan pengunjung berkebutuhan khusus,” tulis akun @putrichandrasari.
Komentar serupa juga menilai kelengkapan fasilitas menjadi kunci kemajuan pariwisata nasional.
“Pariwisata kita sebenarnya bisa lebih maju dan menarik kalau fasilitasnya lengkap, terutama yang memudahkan wisatawan menikmati lokasi wisata,” tulis akun @daidaizm.
(Rani Hardjanti)