Tak hanya penjualan yang meningkat, jumlah karyawan pun bertambah. Saat ini, Lewis Emma memiliki sekitar 80 karyawan yang menangani berbagai lini, mulai dari pemasaran, pengemasan hingga layanan pelanggan.
Selain pakaian anak perempuan dan laki-laki, Lewis Emma kini menghadirkan berbagai produk pelengkap seperti tas anak, aksesori, bando, dan pita untuk memperluas pilihan bagi orang tua yang mencari tampilan lengkap untuk sang buah hati.
Menurut Finna, kunci sukses UMKM di era digital adalah ketekunan dan kemampuan beradaptasi.
“Kiat-kiatnya sebenarnya pantang menyerah. Kalau ada program-program dari marketplace, coba ikutin aja. Iklan penting banget. Customer service juga harus baik, pelanggan yang masuk dilayani sebaik mungkin,” pesannya.
Untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan, Finna menjelaskan bahwa live streaming menjadi salah satu senjata utama untuk menjaga engagement dan meningkatkan konversi penjualan. Selain rutin dilakukan, waktu tayang juga dipilih secara strategis berdasarkan pola belanja konsumen.
Menurutnya, momen-momen tertentu menjadi waktu paling ideal untuk melakukan live karena banyak orang tua, khususnya ibu mulai membuka aplikasi belanja untuk mencari kebutuhan anak atau sekadar melihat promo yang sedang berlangsung.
“Traffic paling besar itu di pagi dan malam hari. Jam 07.00 sampai jam 10.00 pagi. Kalau malam itu biasanya setelah ibu-ibu nidurin anaknya ya,” ujar Finna. (JHD)
(Rani Hardjanti)