Seorang penumpang mabuk menyebabkan sebuah pesawat dari maskapai besar harus dialihkan ke Bandara Internasional Newcastle. Menurut pengadilan, Roman Pawlicki menjadi penyebab utama pengalihan tersebut setelah membuat kekacauan di dalam pesawat.
Pawlicki terbang dari Krakow, Polandia selatan, menuju Edinburgh, Skotlandia. Namun, karena tindakannya, pesawat terpaksa membatalkan pendaratan di tujuan semula. Insiden ini memaksa maskapai untuk mengubah rencana dan melakukan pendaratan darurat.
Merangkum dari Dailymail pada Kamis (10/10/2024), Kejadian ini terjadi pada 5 April tahun ini. Selama penerbangan, pria berusia 68 tahun itu dalam keadaan mabuk berat dan menarik lengan seorang pramugari di tengah penerbangan. Tindakan itu memicu kekhawatiran di antara kru pesawat.
Jaksa penuntut, Katie Spence, menjelaskan kepada Pengadilan Mahkota Newcastle bahwa Pawlicki tidak hanya mengganggu ketenangan di dalam pesawat, tetapi juga harus ditahan oleh penumpang lain selama insiden berlangsung. Tindakannya menyebabkan gangguan serius dalam penerbangan tersebut.
Dalam pembelaannya, pengadilan diberitahu bahwa Pawlicki menyesal dan mengakui tanggung jawab penuh atas tindakannya. Pria pensiunan asal Polandia yang tinggal di daerah Niddrie Mill, Edinburgh, ini mengaku bersalah atas tuduhan mabuk di pesawat.
Hakim Carolyn Scott menghukum Pawlicki enam bulan penjara, dengan penangguhan selama 18 bulan. Dalam keputusannya, Hakim Scott menjelaskan bahwa meskipun Pawlicki telah mengonsumsi sejumlah besar alkohol di Bandara Krakow sebelum penerbangan dan tetap minum selama perjalanan.
Hakim Scott menyimpulkan, “Anda sangat mabuk. Anda harus ditahan oleh penumpang lain dan menarik lengan salah satu pramugari. Tindakan Anda menyebabkan penerbangan harus dialihkan ke Bandara Newcastle, yang menyebabkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi semua penumpang.”
(Kemas Irawan Nurrachman)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.