Anjing-anjing tersebut memiliki kepribadian yang sangat kontras, kata seorang perwakilan Bea Cukai Cabang Narita. Misalanya Lilax seekor anjing yang memiliki kecepatan mengendus dengan tenang dan hati-hati untuk penyelidikan, sementara Tori sangat ramah sehingga dia tidak takut mencari tempat baru.

Anjing pendeteksi mata uang ini telah bekerja dengan baik di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan tempat lain, kata para pejabat.
Meskipun anjing pelacak mata uang di bandara merupakan tujuan Kementerian Keuangan, motivasi utamanya berasal dari permintaan Gugus Tugas Aksi Keuangan internasional (FATF).
FATF, yang menetapkan standar global untuk memerangi pencucian uang, meminta Jepang untuk memperkuat tindakan pencegahannya setelah pemeriksaan bea cukai gagal mencegah delapan ekspor uang tunai yang tidak patut yang diduga merupakan hasil tindak pidana dalam lima tahun terakhir.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.