PEMERIKSAAN di bandara lazimnya dilakukan sangat ketat demi menghindari bawaan ilegal dari para penumpang maskapai. Bahkan beberapa bandara menggunakan anjing pelacak.
Seperti yang dilakukan Jepang dengan menggunakan anjing pelacak di Bandara Narita. Menariknya, kehadiran sepasang Labrador Retriever bernama Lilax dan Tori ini untuk melacak uang tunai di dalam koper.
Kedua anjing tersebut mulai dikerahkan pada awal Agustus dengan satu misi untuk mendeteksi tumpukan uang tunai yang disembunyikan di dalam bagasi penumpang.
Melansir The Asahi Shimbun, dua anjing tersebut dipilih dari anjing pelacak narkoba pilihan yang menunjukkan rekam jejak luar biasa di lokasi penyelidikan. Anjing super elite tersebut diharapkan dapat mencegah terjadiany pencucian uang yang dibawa oleh oknum ke luar negeri.
Menyelesaikan kursus pelatihan khusus selama satu bulan sebagai persiapan debut mereka, sepasang anjing berusia 6 tahun itu mulai bertugas di Kantor Bea Cukai Cabang Narita, Bea Cukai Tokyo.
Lilax dan Tori menyaring lebih dari 10 staf bea cukai yang menyamar sebagai penumpang selama demonstrasi di Bandara Narita.
(Foto: The Asahi Shimbun/Seiichi Kobayashi)
Seperti anjing pelacak narkoba, mereka dilatih untuk duduk di samping pawangnya setelah mereka mendeteksi tumpukan uang tunai.
“Hubungan kepercayaan antara anjing dan pawangnya penting bagi efektivitas investigasi,” tegas seorang pejabat senior bea cukai.
Lilax dan Tori dibesarkan di pusat pelatihan anjing pendeteksi narkoba Bea Cukai Tokyo di distrik Sanrizuka Goryo Bokujo di Narita, Prefektur Chiba.
Mereka menghabiskan waktu empat tahun di bandara-bandara di Jepang untuk melacak narkoba ilegal. Lilax dan Tori menemukan stimulan dan zat-zat terlarang lainnya masing-masing pada lima dan empat kesempatan.