2. Perawatan microneedling: Perawatan populer yang merangsang produksi kolagen dengan menciptakan luka mikro pada kulit. Luka-luka ini memicu proses penyembuhan alami tubuh, yang pada gilirannya meningkatkan produksi kolagen dan elastin sebagai hasilnya.
Menurut Dr. Kopelman, microneedling juga memperbaiki tekstur kulit, mengurangi kerutan, dan meminimalkan bekas luka. Para ahli menyarankan beberapa sesi perawatan dan pemeliharaan untuk mendapatkan manfaat optimal dari microneedling.
3. Lakukan perawatan laser: Perawatan laser di klinik dapat secara signifikan memperbaiki kualitas dan meningkatkan kadar kolagen pada kulit. Dr. Kopelman merekomendasikan penggunaan laser, karena treatment ini bisa merangsang produksi kolagen serta memperbaiki tekstur dan warna kulit, dr. Lal menyebutkan bahwa laser fraksional dan non-ablatif aman untuk semua jenis kulit, tetapi disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli terlebih dulu untuk menentukan perawatan yang paling sesuai dengan jenis dan warna kulit.