GELARAN Jogja Fashion Trend menghadirkan inspirasi baru yang istimewa di tahun ini. Bukan sekedar peragaan busana untuk menampilkan karya-karya para desainer, sekaligus mengenalkan wastra Indonesia. Namun, di tahun yang kedua ini, Jogja Fashion Trend akan meluncurkan buku trend forecasting.
Sesuai namanya, buku tersebut akan memproyeksikan trend untuk beberapa waktu ke depan. Sehingga bisa membantu para produsen untuk menghasilkan produk fashion yang kekinian, tapi tetap menonjolkan wastra Indonesia, dan sekaligus para pengguna wastra Indonesia untuk inspirasi bergaya.
Buku berjudul Re-existence ini disusun oleh Philip Iswardhono dan Afif Syakur yang akan diluncurkan pada closing ceremony Jogja Fashion Trend 2024, 11 Agustus mendatang.
Philip Iswardhono, Creative Director JFT mengungkap bahwa buku ini sebagai persembahan yang berbeda dari tahun sebelumnya, sebagai bentuk nyata untuk mengembangkan produk fashion di tanah air agar naik kelas.
"Buku yang penuh inspirasi untuk melihat trend ini mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia KPW Yogyakarta. Kami berharap buku ini bisa berguna untuk semua kalangan, khususnya bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang fashion. Ini sangat istimewa, nggak ada yang lain," ujar Philip Iswardhono kala ditemui MNC Portal di Pakuwon Mall Yogyakarta, baru-baru ini.