Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Pontianak, Tanah Kelahiran Veddriq Leonardo Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Rizka Diputra , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |19:19 WIB
Mengenal Pontianak, Tanah Kelahiran Veddriq Leonardo Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Veddriq Leonardo, peraih medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024 (Foto: Instagram/@donnykba)
A
A
A

VEDDRIQ Leonardo sukses menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024. Veddriq mengandaskan perlawanan jagoan China, Wu Peng di Le Borguet Climbing Venue, Paris, Prancis, Kamis (8/8/2024) sore WIB, pada cabang olahraga panjat tebing Olimpiade Paris 2024. 

Pria 27 tahun kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat itu berhasil menang atas Wu Peng dengan catatan waktu 4,75 detik.

Mungkin tak banyak orang tahu jika Veddriq Leonardo berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Sekilas mengenai Pontianak, kota ini merupakan ibu kota sekaligus sentra pemerintahan dan perekonomian Provinsi Kalimantan Barat.

Pontianak awalnya berdiri sebagai pelabuhan perdagangan di Tanah Borneo - julukan Kalimantan. Berada di area seluas 118,31 km², Pontianak memiliki penduduk sebanyak 679.818 jiwa (akhir 2023). 

Hal itu menjadikannya kota terpadat ke-26 di Indonesia dan kota terpadat kelima di Pulau Kalimantan setelah Samarinda, Balikpapan, Kuching, dan Banjarmasin.

Sejarah berdiri
Kota Pontianak pertama kali didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada Rabu, 23 Oktober 1771 (14 Rajab 1185 Hijriah) yang diawali dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal. 

Tugu Khatulistiwa(Foto: Instagram/@tugu.khatulistiwa)

Kemudian pada tahun 1778, Syarif Abdurrahman dikukuhkan menjadi Sultan Pontianak. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Masjid Jami' (kini bernama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman) dan Istana Kadariah yang sekarang terletak di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur.

Selain karena sungainya, Pontianak juga dikenal dengan julukan Kota Khatulistiwa karena letaknya yang berada di garis ekuator atau khatulistiwa. Adapun pusat kota berada kurang dari 3 km selatan khatulistiwa.

Mengutip Wikipedia, penduduk kota Pontianak sangat heterogen, dengan didominasi Tionghoa 31,24 persen, kemudian Melayu 26,05 persen, Bugis 13,12 persen, Jawa 11,67 persen, Dayak 8,57 persen, Madura 6,35 persen. Suku lainnya termasuk Sunda, Banjar, Batak, Minangkabau, dan lain-lain.

Sebagian besar penduduk daerah ini beragama Islam (63,4 persen), sisanya memeluk agama Buddha (23,2 persen), Katolik (9,1 persen), Protestan (3,2 persen), Konghucu (1,3% persen), Hindu (0,1 persen), dan lainnya (0,1 persen).

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement