Penamaan ikan ini diambil dari nama Mola Ramsayi yang berarti ikan matahari kepala tonjol. Spesies ini ternyata sudah dijelaskan pada tahun 1839 sebagai Mola Alexandrini. Ikan matahari di Bali ini sekarang sudah diidentifikasi dengan benar sebagai Mola Alexandrini, tapi penyelam lokal biasa menyebutnya Mola-Mola.
Mola sebenarnya merupakan terjemahan dari 'batu gerinda', karena ikan ini mengingatkan pada bentuk tertentu. Nama ikan matahari sendiri berasal dari kebiasaan dari ikan ini yang suka berjemur di permukaan.
(Foto: Instagram/@oceans.mp4)
Dalam berbagai bahasa lainnya (Spanyol, Jerman, Belanda, Perancis, Italia, Rusia, dan lainnya) nama ini mengacu pada bentuk badan ikan yang seperti bentuk bulan, dan sebenarnya diterjemahkan menjadi 'ikan-bulan'. Dalam bahasa Jerman, ikan ini juga dikenal sebagai 'kepala-berenang' (Schwimmender Kopf).
Menariknya, ikan Mola Mola merupakan jenis famili Molidae yang termasuk dalam ordo Tetraodontiformes, yang termasuk ikan buntal, ikan landak, dan filedish. Tapi, ikan raksasa ini tidak beracun.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.