“Data menunjukan bahwa terdapat peluang 81 persen gangguan penglihatan dapat dihindari jika diagnosis dan diobati sejak dini,” ucapnya.
Untuk itu, dr Andri menyarankan untuk melakukan pemeriksaan mata minimalsetiap enam bulan sekali.
“Tergantung dengan kondisi minus atau silinder saat ditemukan saat pemeriksaan. Lihat aktivitasnya juga, apalagi aktivitas gadgetnya banyak atau genetik. Baru disitu bisa ditentukan seberapa sering pemeriksaan, tapi setiap orang berbeda. Kalau saran saya 6-12 bulan sekali,” katanya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.