Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kura-Kura dengan Tempurung Dicat Viral di Media Sosial, Ini Bahaya yang Mengintai

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Rabu, 05 Juni 2024 |01:00 WIB
Kura-Kura dengan Tempurung Dicat Viral di Media Sosial, Ini Bahaya yang Mengintai
Bahaya mengecat tempurung kura-kura. (Foto: X @jellypastaa)
A
A
A

TREN memelihara kura-kura digandrungi masyarakat, terutama anak-anak karena bentuknya yang unik. Kini, banyak pedagang kura-kura yang mengecat tempurungnya agar lebih menarik perhatian. Padahal, itu sangat membahayakan.

Kura-kura terdiri dari beragam jenis, di mana setiap spesiesnya mempunyai tempurung dengan bentuk yang unik. Bentuk dan warnanya bermacam-macam, seperti hitam, cokelat, merah, kuning, hijau, pink, jingga, sampai putih. Dengan teknik perawatan yang tepat, kita bisa membuat warna pada tempurung kura-kura tersebut tampak lebih cerah dan tegas.

Perawatan tersebut juga harus dikerjakan dengan baik tanpa menyakit kura-kura tersebut atau bahkan membahayakan nyawanya. Biasanya, tempurung kura-kura yang dicat adalah spesies kura-kura hijau atau biasa dikenal kura-kura Brasil.

Biasanya dijajakan di tempat wisata, bahkan ada yang menjajakannya di depan sekolah dasar dengan harga puluhan ribu rupiah.

Kura-kura

Penjelasan mengenai bahaya mengecat tempurung kura-kura diutarakan oleh akun X (Twitter) @jellypastaa, Rabu (5/6/2024)

Dikatakan akun tersebut, tempurung kura-kura yang dicat tidak akan ikut tumbuh, bahkan bisa menyebabkan kematian bagi makhluk yang bisa hidup di darat dan air itu.

"Di usia berapa kamu tau kalo mewarnai tempurung kura-kura seperti ini dapat membahayakan hingga membunuh mereka? kok bisa? bukannya itu bagian yang keras dan letaknya di luar?," tulis keterangan dalam unggahan akun @jellypastaa.

Tempurung kura-kura merupakan bagian tubuh yang sama seperti kuku pada manusia. Organ tersebut akan terus bertumbuh mengikuti ukuran tubuh dan akan semakin membesar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement