Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenparekraf Gelar Workshop Optimalkan Potensi Wisata Sungai di Sukabumi

Janila Pinta , Jurnalis-Senin, 27 Mei 2024 |16:56 WIB
Kemenparekraf Gelar <i>Workshop</i> Optimalkan Potensi Wisata Sungai di Sukabumi
Kemenparekraf gelar workshop pariwisata di Sukabumi (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfasilitasi workshop bertajuk 'Bincang-Bincang Ekosistem Kepariwisataan dan Green Action Ekosistem Pariwisata Sungai' bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang berada di Desa Cijambe, Sukabumi, Jawa Barat.

Hal tersebut bertujuan mengembangkan ekosistem pariwisata sungai dan meningkatkan pengelolaan wisata di Desa Cijambe yang fokus kepada pemberdayaan masyarakat lokal.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kemenparekraf, Frans Teguh menjelaskan, para peserta workshop dibekali pelatihan dan pengetahuan tentang pengelolaan pariwisata berkelanjutan, pentingnya menjaga ekosistem sungai, strategi untuk memaksimalkan potensi dan tata kelola pariwisata lokal desa.

Kemenparekraf Gelar Workshop di Sukabumi

(Foto: dok. Kemenparekraf)

"Harapannya para peserta dapat meningkatkan keterampilan dan wawasan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata berbasis sungai," kata Frans, mengutip laman Kemenparekraf.

Adapun para peserta terdiri dari Camat Citarik, 12 kepala desa atau perwakilan, pelaku pariwisata, komunitas lokal, penggiat UMKM ekraf, pokdarwis, karang taruna, guide rafting, operator arung jeram, dan masyarakat lokal.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan atau green action dilakukan aksi penanaman pohon di sepanjang aliran Sungai Citarik. Hal ini menjadi upaya melestarikan alam dan meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar area wisata. Penanaman pohon ini juga diharapkan dapat mencegah erosi dan meningkatkan kualitas udara di daerah tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement