TIGA pemain Timnas Indonesia korban dokter gadungan Elwizan Aminudin menarik dibahas. Diketahui bahwa para pemain ini telah menjadi korban dari seorang yang berpura-pura menjadi dokter berlisensi, Elwizan Aminudin.
Kabar kontroversial mengenai validitas gelar dokter Dokter Amin sedang beredar. Manajemen PT PSS telah secara resmi menanggapinya dengan mengambil tindakan hukum dan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian Polres Sleman. Ketiga pemain yang cedera yakni Saddam Emiruddin Gaffar, Ernando Ari Sutaryadi, dan Rizza Fadillah suara terkait hal ini.
Merangkum dari berbagai sumber Jumat (3/5/2024) Berikut ini tiga Pemain Timnas Indonesia yang mengalami cedera makin parah, korban dokter gadungan Elwizan Aminudin.
1. Ernando Ari Sutaryadi
Ernando pernah mengalami cedera bahu saat menjadi TC Timnas U-19. Kala itu Elwizan Aminudin sedang menjadi dokter di Timnas U-19. Namun, dokter gadungan tersebut hanya merekomendasikan agar dia istirahat dan menghindari operasi karena cedera bahu.
Saat itu ia hampir memilih untuk pensiun lebih awal karena cedera serius yang dideritanya. Kini, Ernando pun akhirnya turut berkomentar akibat ramainya kasus dokter gadungan timnas ini.

2. Rizza Fadillah
Rizza Fadillah juga mengalami pengalaman serupa. Kala itu Rizza yang merupakan anggota tim junior PSS Sleman mendapat diagnosa mengalami cedera pada ligamen ACL. Cedera ini mengakibatkan kerusakan pada ligamennya. Anggota tim junior PSS Sleman itu harus menjalani proses pemulihan selama 2021.
Kala itu Elwizan Aminudin membuat program khusus selama periode antara seri dua dan seri tiga. Dalam kasus ini Elwizan mengatakan telah menyusun sebuah program latihan khusus untuk memperkuat area yang terluka, termasuk meningkatkan volume dan intensitas latihan untuk otot di sekitar area yang cedera.
Mereka juga berkerja sama dengan pelatih fisik untuk merencanakan secara bertahap peningkatan kebugaran fisik para pemain.
3. Saddam Emiruddin Gaffar
Saddam Emiruddin Gafar mengalami cedera ACL pada lutut kirinya setelah bermain dalam pertandingan di seri 2 BRI Liga 2021/2022. Pada kasus ini Elwizan Aminudin menyatakan bahwa Striker berbakat Timnas U-22 ini perlu absen dari permainan sepakbola selama sekitar enam hingga delapan bulan.