Radikal bebas berperan penting peran. peran di dalam sel, mendukung pembelahan dan membantu sel kekebalan melawan infeksi, namun jumlah molekul ini yang berlebihan, yang disebut spesies oksigen reaktif (ROS), dapat menyebabkan stres oksidatif.
Tubuh secara alami memproduksi antioksidan untuk melawan radikal bebas. Namun, ketidakseimbangan antara ROS dan antioksidan menyebabkan stres oksidatif, merusak DNA sperma, dan mencegah pembuahan dengan mengganggu fungsi normal sperma.
"Oleh karena itu, menjaga keseimbangan dengan menonaktifkan ROS dengan antioksidan sangat penting untuk fungsi sperma normal," kata Aswati
Dijelaskannya bahwa antioksidan adalah zat atau senyawa yang menetralkan radikal bebas sehingga mengganggu reaksi berantai penyebab stres oksidatif.
"Dengan mengembalikan keseimbangan dan menghilangkan ROS, antioksidan meningkatkan motilitas dan morfologi serta mencegah DNA sperma. Ini bermanfaat Senyawa tersebut banyak ditemukan pada makanan, terutama pada sumber nabati seperti buah-buahan dan sayur-sayuran,” ujarnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)