Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Data Rekam Medis Kate Middleton Bocor oleh Staf Rumah Sakit, Lakukan Pelanggaran Kode Etik

Devi Pattricia , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2024 |14:00 WIB
Data Rekam Medis Kate Middleton Bocor oleh Staf Rumah Sakit, Lakukan Pelanggaran Kode Etik
Rekam medis Kate Middleton bocor. (Foto: Reuters)
A
A
A

PRINCESS of Wales, Kate Middleton sempat dirawat dan melakukan operasi perut di salah satu rumah sakit ternama di London yaitu The London Clinic. Ditengah ramainya pemberitaan mengenai penyakit serta keberadaan Kate Middleton, seorang staf rumah sakit ada yang mencoba mengakses catatan medis milik istri Prince William itu.

Melansir Mirror, Rabu (20/3/2024), pihak rumah sakit pun melangsungkan penyelidikan terhadap pelanggaran kerahasiaan medis Kate Middleton sebagai pasien di rumah sakit tersebut pada Januari 2024.

Dikabarkan terdapat seorang anggota staf tertangkap saat mencoba mengakses catatan wanita berusia 42 tahun itu. Kejadian ini tentunya menghebohkan seluruh rumah sakit di Marylebone, London Pusat.

Kate Middleton

Terlebih rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit yang dipercayai untuk merawat keluarga kerajaan, mantan presiden, PM, dan selebriti. Orang dalam kerajaan mengungkap bahwa kebocoran rahasia pasien yang dilakukan oleh staff The London Clinic akan menimbulkan kerugian yang besar untuk pihak rumah sakit.

“Ini adalah pelanggaran keamanan besar dan sangat merugikan rumah sakit, mengingat reputasinya yang tidak ternoda dalam merawat anggota Keluarga Kerajaan,” ujar sumber tersebut.

“Pimpinan senior rumah sakit menghubungi Istana Kensington segera setelah insiden tersebut diberitahukan kepada mereka dan meyakinkan pihak istana akan ada penyelidikan penuh,” katanya.

Tak cuma itu, tindakan pelaku yang mencoba mengakses rekam medis Kate Middleton ini juga membuat staff lainnya ikut terluka dan tak menyangka bahwa rekannya akan melanggar kode etik tersebut.

“Seluruh staf medis sangat terkejut dan putus asa atas tuduhan tersebut dan sangat terluka karena rekan mereka yang dipercaya mungkin bertanggung jawab atas pelanggaran kepercayaan dan etika tersebut,” kata orang dalam kerajaan.

Tindakan mengakses rekam medis pasien tanpa seizin pengontrol data organisasi dan pihak yang termasuk pelanggaran pidana bagi staf mana pun di National Health Service (NHS) atau layanan kesehatan swasta. Namun hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum mengonfirmasi apakah mereka telah diberitahu tentang tuduhan tersebut.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement