“Layaknya seorang fotografer amatir, saya terkadang bereksperimen mengedit foto. Saya meminta maaf sebesar-besarnya akan kegaduhan yang ditimbulkan terkait foto keluarga yang beredar kemarin,”
Perlu dicatat, sebagian besar agensi foto dan organisasi berita memiliki peraturan ketat yang melarang penerbitan gambar yang telah diedit atau dimanipulasi secara berlebihan.
Reuters, misalnya, mengatakan mereka hanya mengizinkan penggunaan Photoshop dengan cara yang sangat terbatas seperti memotong atau mengubah ukuran gambar, atau menyeimbangkan warnanya.
Selain itu juga dilarang keras menghapus atau menambahkan elemen pada foto karena dapat merusak kepercayaan terhadap gambar dan kredibilitas organisasi berita meskipun elemen tersebut bukan sumber perubahannya.
(Martin Bagya Kertiyasa)