Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penggunaan Menstrual Cup Dapat Hilangkan Keperawanan, Benarkah?

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Selasa, 05 Maret 2024 |20:00 WIB
Penggunaan Menstrual Cup Dapat Hilangkan Keperawanan, Benarkah?
Penggunaan menstrual cup sebabkan hilang keperawanan? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PENGGUNAAN menstrual cup mulai marak dikalangan masyarakat, banyak yang beranggapan penggunaan alat ini dapat meminimalisir terjadinya iritasi pada kulit. Tidak hanya itu, selain penggunaannya yang cukup mudah, alat ini juga mampu memiliki daya serap lebih besar dibandingkan produk lain.

Akan tetapi, beredar di masyarakat menstrual cup dinilai dapat menghilangkan keperawanan seorang wanita. Sebab, menstrual cup memang dimasukkan secara langsung ke dalam alat kelamin.

Menyikapi kondisi itu, Dokter Obgyn, dr Dinda Derdameisya, Sp.OG menjelaskan bahwa kabar itu tidak benar adanya. Meskipun memang menstrual cup dimasukkan ke dalam alat kelamin, tetapi hal itu bukan menjadi tolak ukur seseorang sudah tidak perawan lagi.

Sebab menstrual cup yang digunakan murni hanya untuk mengatasi permasalahan menstruasi bukan untuk tujuan lain.

menstruasi

“Kita harus tau ya kalau menstrual cup itu akan dimasukkan ke dalam vagina, jadi otomatis bukan untuk seksual aktif,” kata dr Dinda saat ditemui dalam acara Grand Opening dan Media Diskusi Klinik First Care di Jakarta Selatan, Senin 4 Maret 2024.

“Karena balik lagi, saya waktu itu beranggapan perawan itu kalau belum pernah penis masuk ke dalam vagina. Tapi waktu itu ada pasien saya anaknya mungkin 20 atau 18 tahun dia menggunakan menstrual cup terus dia bilang ‘saya menggunakan menstrual cup murni untuk menghindari iritasi itu’,” katanya.

Menurut dr Dinda keperawan terjadi saat seseorang mengalami penetrasi atau berhubungan seksual apabila seseorang tidak melakukan hubungan seksual maka bisa dikatakan dia masih perawan.

“Keperawanan itu kan terjadinya penetrasi atau berhubungan seksual gitu, buat mereka sekarang perawan itu masalah itu jadi harus disamakan sih definisinya, cuma kan zaman dulu kalau ada alat yang menembus selaput darah itu gak perawan,” tuturnya.

Lebih lanjut, dr Dinda menyarankan apabila seseorang memiliki permasalahan kulit iritasi dengan penggunaan pembalut namun merasa takut menggunakan menstrual cup, maka pembalut kain bisa menjadi alternatif yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement