Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Padusan, Tradisi Unik Masyarakat Jawa Sambut Bulan Suci Ramadhan

Khansa Azzyati Qisthina , Jurnalis-Jum'at, 01 Maret 2024 |12:03 WIB
Mengenal Padusan, Tradisi Unik Masyarakat Jawa Sambut Bulan Suci Ramadhan
Padusan, tradisi unik masyarakat Jawa sambut bulan suci Ramadhan (Foto: Okezone.com)
A
A
A

MENJELANG bulan suci Ramadhan, seluruh penjuru dunia memiliki beragam tradisi yang melekat.

Misalnya, tradisi mempersiapkan diri baik batin maupun fisik. Menjaga fisik selalu bugar supaya dapat menjalani ibadah puasa dengan khidmat.

Tak hanya fisik yang penting, batin yang bersih dan suci juga menjadi kunci utama meningkatkan ibadah dan amalan saat Ramadhan.

Masyarakat Indonesia yang terkenal dengan budaya dan tradisi memiliki segudang ciri khas dengan makna tersendiri.

Salah satu tradisi masyarakat Jawa Tengah dalam rangka menyambut Ramadhan yang dikenal dengan nama padusan.

Tradisi Padusan

(Foto: Pemkab Klaten)

Padusan berasal dari kata 'adus' yang berarti mandi. Tradisi ini merupakan upaya mensucikan dan membersihkan jiwa dan raga untuk menyambut Ramadhan dalam kondisi terbaik lahir dan batin. Padusan dijalani dengan cara berendam atau mandi di sumber mata air.

Padusan sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram Kuno. Surojo, seorang penggiat sejarah di Boyolali, mengatakan bahwa padusan telah ada pada masa Hindu.

Saat itu para ksatria yang hendak melaksanakan ritual tertentu biasanya harus mandi atau membersihkan diri terlebih dahulu.

Jika ditelaah kembali, padusan memiliki makna yang lebih mendalam dari sekadar mandi, yaitu merenung dan mengintrospeksi diri atas kesalahan yang telah diperbuat.

Oleh sebab itu, padusan sebaiknya dilakukan sendiri di tempat yang sepi. Diharapkan dapat memunculkan kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement