Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemandu Wisata Dipecat Gegara Palak dan Memaki Mahasiswa

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Kamis, 25 Januari 2024 |09:02 WIB
Pemandu Wisata Dipecat Gegara Palak dan Memaki Mahasiswa
Kawasan wisata snow town di Provinsi Heilongjiang, China (Foto: Lim Joe)
A
A
A

SEBUAH video menunjukkan pemandu wisata sedang mengintimidasi tiga orang mahasiswa lantaran menolak membeli paket wisata yang mahal. Peristiwa ini sontak menjadi trending topic di media sosial China.

Melansir South China Morning Post, para wisatawan yang masih duduk di bangku kuliah tersebut dimaki-maki dan dihina oleh pemandu wisata tersebut karena mereka tidak mau menuruti permintaannya untuk mengeluarkan uang tambahan sebesar 1.380 yuan atau sekitar Rp3 juta.

Seorang mahasiswa bermarga Liu, dan dua orang temannya, bergabung dengan sebuah kelompok tur selama dua hari ke Kota Salju di Harbin, Provinsi Heilongjiang di bagian timur laut China, dengan biaya 358 yuan atau berkisar Rp800 ribu.

Infografis Kebiasaan Buruk Traveling

Saat mereka menolak untuk membeli paket ekstra mahal yang ditawarkan pemandu, pemandu tersebut berulang kali mencoba menghalangi mereka, pertengkaran sengit pun terjadi antara dia dan wanita muda tersebut.

Sambil mengeluarkan sumpah serapah, pemandu tersebut mengatakan kepadanya: "Jika Anda tidak ingin mengunjungi kota bersalju, Anda bisa menunggu di bus. Kemudian Anda bisa pergi," ujarnya emosi.

Dia kemudian memaki-maki wanita itu lagi dan memanggilnya dengan sebutan yang kasar. Ketika pertengkaran antara Liu dan pemandu semakin memanas, jelas terlihat bahwa ia tidak akan mengizinkan mereka memasuki Snow Town kecuali jika mereka membeli paket lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement