HANDUK menjadi komponen penting bagi setiap orang. Benda ini kerap digunakan seseorang usai mandi untuk mengeringkan bagian tubuh.
Namun, ternyata masih banyak yang memiliki kebiasaan yang salah saat menggunakan handuk. Salah satunya yakni kerap memakai handuk yang sama berkali-kali bahkan jarang mengganti handuk tersebut dengan yang baru.
Padahal, hal tersebut justru tidak dianjurkan karena handuk bisa menjadi sumber bakteri jika lama tidak diganti. Lantas, kapan waktu terbaik dan mengganti handuk mandi? Berikut ulasannya, dilansir dari laman Healthline, Rabu, (3/12/2024).
Handuk mandi menampung berbagai mikroorganisme karena menyerap banyak air dan tetap lembap selama berjam-jam. Itu sebabnya handuk mandi juga bisa menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi kuman dan bakteri.

Karena itu, handuk mandi sebaiknya harus dicuci setiap tiga kali pemakaian. Pasalnya, setiap orang memiliki 19 juta sel kulit dan 650 kelenjar keringat di setiap inci tubuhnya.
Dan tahukah Anda, bahwa sel-sel mati membentuk 20 lapisan teratas kulit Anda. Ternyata, beberapa dari sel-sel ini terkelupas saat mandi, tetapi banyak di antaranya yang menempel di handuk mandi Anda setiap hari.
Cara terbaik untuk mencegah kuman tumbuh di handuk mandi Anda adalah dengan membiarkannya benar-benar kering setiap kali digunakan, dan sering-seringlah mencucinya.
Cleaning Institute merekomendasikan mencuci handuk mandi setelah tiga kali penggunaan. Jika Anda mandi setiap hari, itu berarti mencuci pakaian hampir dua kali seminggu. Mencuci secara teratur sudah cukup untuk membersihkan handuk dan menghilangkan kuman yang mulai menumpuk.