KINI penyakit mycoplasma pneumonia telah terdeteksi di DKI Jakarta. Ada tiga anak yang terinfeksi penyakit saluran pernapasan ini.
Masyarakat perlu tahu apa saja gejala dari penyakit ini untuk waspada. Khusus pasien DKI Jakarta, gejalanya adalah sesak napas.

Lebih lanjut, menurut laporan resmi Department of Health New York State, berikut gejala khas mycoplasma pneumonia:
1. Demam
2. Batuk
3. Bronkitis
4. Sakit tenggorokan
5. Sakit kepala
6. Kelelahan
"Akibat umum dari infeksi ini adalah pneumonia, tapi gejalanya ringan dan jarang memerlukan rawat inap," jelas laporan tersebut, dikutip MNC Portal.
Selain gejala-gejala di atas, infeksi telinga tengah (otitis media) juga bisa terjadi. Gejala dapat bertahan selama beberapa hari hingga lebih dari sebulan.
Bila Anda atau anak Anda menunjukkan gejala-gejala di atas, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan PCR mycoplasma pneumonia.
Lalu apakah perlu tes PCR?
"Tes PCR penting tapi itu sifatnya tidak wajib dan berbayar," kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Ngabila Salama saat dihubungi MNC Portal.
"Jadi, apakah perlu PCR atau tidak, itu tergantung permintaan dokter dan kesediaan pasien, karena pemeriksaannya berbayar," tambahnya.
BACA JUGA:
Pemeriksaan PCR mycoplasma pneumonia ini dilakukan untuk mengetahui spesifik kuman penyebab pneumonia untuk menentukan terapi yang lebih spesifik. Pemeriksaan juga diperlukan untuk mencegah resistensi antibiotik karena digunakan berlebihan.