CIRI-CIRI ginjal bermasalah sebaiknya diketahui oleh banyak orang. Apalagi ginjal merupakan organ vital yang berfungsi menyaring darah dan membuang limbah tubuh lewat urin.
Perlu diketahui penyakit ginjal seringkali merupakan dampak dari penyakit kronis lainnya. Misalnya penderita sakit ginjal sebelumnya punya penyakit hipertensi.
Lalu bagaimana ciri-ciri ginjal bermasalah dikutip dari lama RS Royal Progress,

1. Urin Mengandung Darah
Kalau urin sampai mengandung darah, ini berarti ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik dalam menyaring darah. Akibatnya darah ikut masuk dalam cairan urine. Namun, tidak semua urine yang mengandung darah berarti masalah ginjal atau gagal ginjal.
Sebagai contoh mereka yang mengonsumsi asam jengkolat berlebihan biasanya juga akan mengalami urin berdarah. Penyebabnya karena kristal dari asam jengkolat tersebut melukai dinding kantung kemih sehingga urine pun bercampur darah. Darah untuk kondisi ini biasanya berwarna pink terang.
BACA JUGA:
2. Kulit Gatal dan Kelelahan
Gejala paling sederhana yang akan muncul pada mereka yang terindikasi mengalami masalah ginjal adalah merasakan kelelahan yang hebat dan bagian kulit terasa gatal-gatal.
Rasa gatal pada kulit terjadi karena tumpukan urea dalam darah cukup tinggi. Ginjal yang bermasalah tidak bisa melakukan fungsinya dengan baik yakni menyaring ginjal. Akibatnya urea yang berada dalam aliran darah menyebabkan rasa gatal pada kulit.
Sedangkan kelelahan terjadi karena kondisi sel darah merah yang menurun. Fungsi ginjal yang rusak menyebabkan sel darah merah dalam tubuh menjadi rendah. Itulah sebabnya penderita penyakit ginjal ini juga akan mengalami masalah anemia. Dampak dari anemia ini adalah tubuh menjadi lemah, kelelahan, dan sejenisnya.
BACA JUGA:
3. Urin Berbusa
Mereka yang organ ginjalnya bermasalah bisa terlihat dari adanya kandungan busa dalam urine. Busa tersebut merupakan protein yang masuk dalam cairan urin.
Ginjal yang bermasalah dan tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik untuk menyaring darah dapat menyebabkan kebocoran protein yang ada dalam darah ikut tercampur dengan pembuangan urin. Ini dampaknya urin jadi berbusa.
4. Pembengkakan pada Anggota Tubuh
Gejala penyakit ginjal yang cukup kronis bisa terlihat dari terjadinya pembengkakan di beberapa bagian anggota tubuh. Di antaranya wajah, mata, tungkai kaki, dan lainnya. Hal tersebut terjadi karena tumpukan natrium yang tidak bisa dibuang karena ginjal bermasalah.
Selain terjadinya pembengkakan, gejala lain juga bisa terjadi seperti kram otot. Kram ini terjadi karena cairan elektrolit yang ada pada tubuh tidak seimbang. Gangguan fungsi ginjal menyebabkan hal tersebut terjadi.
5. Gangguan Ringan Lainnya
Selain mengalami gejala-gejala di atas, penderita ginjal biasanya juga menjadi tidak selera makan atau nafsu makan menurun, mengalami sesak nafas dan sulit tidur. Perlu Anda ketahui jika gangguan yang terjadi tersebut bisa muncul dengan gejala yang berbeda-beda pada si penderita.
Tidak mutlak semuanya akan terjadi, bisa jadi hanya terindikasi beberapa gejala saja. Namun, Anda tetap harus respek dan peduli dengan kesehatan Anda. Segera melakukan pemeriksaan ke dokter sebelum gangguan ginjal menjadi lebih parah.
Lalu bagaimana cara mengobati penyakit ginjal?
Pertama Anda harus melakukan pemeriksaan laboratorium lebih dulu ke rumah sakit. Jadi Anda tidak boleh berasumsi sendiri tanpa adanya hasil pemeriksaan dokter. Biasanya akan ada tanya jawab dulu secara fisik, tes GFR, tes darah, tes urine, biopsi ginjal, dan beberapa tes pencitraan seperti CT Scan, MRI, atau USG. Kemudian, biasanya dokter akan melakukan pengobatan.
Jika Anda sudah mengalami keluhan gejala-gejala ginjal di atas, segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Apalagi penyakit ginjal ini tidak bisa diduga-duga, harus Anda buktikan melalui pemeriksaan laboratorium. Selain itu jangan juga mengonsumsi obat-obatan tak jelas yang malah berbahaya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.