Dikutip dari Sky News, laporan tersebut tidak mengatakan bahwa ada orang dewasa yang terkena dampaknya, hanya menunjukkan adanya paparan di sekolah.
Sebuah rumah sakit anak-anak di Beijing mengatakan kepada media pemerintah CCTV, setidaknya 7.000 pasien dirawat di rumah sakit tersebut setiap hari, hingga melebihi kapasitas seharusnya.
Rumah sakit anak terbesar di dekat Tianjin juga dilaporkan menerima lebih dari 13.000 anak di unit rawat jalan dan gawat darurat dalam satu minggu.
(Dyah Ratna Meta Novia)