Departemen Warisan Budaya Jerman dan petugas kepolisian kamidia melakukan klarifikasi mengenai kondisi mumi yang kabarnya milik seorang remaja berusia 17 tahun tersebut.
Namun, beberapa arkeolog masih bersikap skeptis dan menolak klaim bahwa Kota Makhunik pernah dihuni oleh kurcaci. Pasalnya, beberapa peneliti berpendapat bahwa temuan arsitektur di Makhunik tidak menunjukkan bukti bahwa kota ini adalah tempat tinggal bagi masyarakat kecil.
Mereka berpendapat bahwa bangunan dengan tinggi rendah tersebut mungkin hanya merupakan hasil dari gaya arsitektur kuno yang berbeda atau pertimbangan praktis dalam pembangunan.
Meski kontroversi masih berlanjut, upaya terus dilakukan untuk mengembangkan potensi pariwisata Kota Makhunik.
Diharapkan bahwa dengan memperbaiki infrastruktur dan menyoroti warisan sejarah dan budaya kota ini, wisatawan lokal maupun asing akan tertarik untuk mengunjungi tempat ini dan mengungkap lebih banyak misteri di balik kota liliput di Iran ini.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.