CARA mengatasi sakit perut saat haid penting untuk diketahui para perempuan supaya tidak mengganggu aktivitas yang harus Anda lakukan sehari-hari.
Sakit perut saat haid atau biasa disebut dysmenorrhea, terjadi akibat ketidakmampuan oksigen mencapai jaringan rahim akibat kontraksi otot dinding rahim. Kontraksi inilah yang menyebabkan perut terasa sakit atau nyeri ketika masa haid datang.
Ketika nyeri haid dirasa tidak tertahankan, tidak sedikit wanita yang membutuhkan obat untuk meredakannya. Selain dengan mengonsumsi obat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri haid, seperti poin-poin berikut ini.
Ketika menstruasi, batasi makanan dan minuman yang dapat menyebabkan perut kembung hingga kelebihan cairan tubuh. Seperti makanan berlemak, hidangan asin, kafein, alkohol, dan soda.
Memperbaiki pola makan ketika menstruasi dinilai dapat mengurangi rasa nyeri dan kram. Perbanyak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan kaya asam lemak omega-3, buah, sayur, kacang-kacangan, protein tanpa lemak dan biji-bijian dapat membantu tubuh tetap sehat.
Mengompres perut dengan air hangat dapat mengendurkan dinding otot perut dan meningkatkan aliran darah. Studi menemukan bahwa kompres tepat pada perut yang kram dengan total 4 jam sehari akan meredakan rasa nyeri dan mengurangi rasa sakit pada wanita yang sedang menstruasi.
Untuk meredakan kram, kompres yang dapat digunakan bermacam-macam, baik itu menggunakan kantung berisi air panas, heat patch tempel yang praktis, atau bantalan hangat elektronik.
Meski perut terasa sakit, olahraga tetap harus dilakukan. Lakukan olahraga yang sederhana seperti jogging, peregangan otot, atau yoga. Olahraga bisa membantu tubuh melepaskan hormon endorphin yang membuat suasana hati jadi senang serta meredakan nyeri dan melemaskan otot.
Lakukan pijatan lembut pada perut yang terasa nyeri sekitar 5 menit, berikan pijatan dengan gerakan melingkar secara perlahan. Gunakan minyak dengan campuran minyak kelapa dan minyak esensial, seperti kayu manis, cengkeh atau lavender.