Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Ada Santa Claus di Hari Natal? Begini Sejarahnya

Kiswondari , Jurnalis-Rabu, 22 November 2023 |21:04 WIB
Kenapa Ada Santa Claus di Hari Natal? Begini Sejarahnya
Ilustrasi Santa Claus di Hari Natal. (Foto: Freepik)
A
A
A

Lalu pada 1804, John Pintard, anggota New York Historical Society, membagikan potongan kayu St. Nicholas pada pertemuan tahunan di perkumpulan tersebut. Latar belakang ukiran tersebut berisi gambar Santa yang sekarang sudah dikenal termasuk kaus kaki berisi mainan dan buah-buahan yang digantung di atas perapian.

Pada 1809, Washington Irving turut mempopulerkan cerita Sinter Klaas ketika dia menyebut St. Nicholas sebagai santo pelindung New York dalam bukunya berjudul The History of New York.

Ketika ketenarannya semakin meningkat, Sinter Klaas digambarkan sebagai seorang “rascal” dengan topi biru bersudut tiga, rompi merah, dan kaos kaki kuning hingga seorang pria yang mengenakan topi bertepi lebar dan “sepasang Flemish trunk hose”.

Pada awal abad ke-19, pemberian hadiah, khususnya pada anak-anak, telah menjadi bagian penting dari perayaan Natal. Toko-toko mulai mengiklankan belanja Natal pada tahun 1820, dan pada 1840an, surat kabar membuat bagian terpisah untuk iklan liburan, yang sering kali menampilkan gambar Sinterklas yang baru populer.

Pada 1841, ribuan anak mengunjungi toko di Philadelphia untuk melihat model Sinterklas seukuran aslinya. Toko-toko pun mulai mempromosikan toko mereka dengan Sinterklas yang “hidup”.

Pada awal 1890an, Salvation Army membutuhkan uang untuk membayar makanan Natal gratis yang mereka berikan kepada keluarga yang membutuhkan. Dari sini, mereka mulai mendandani para pengangguran dengan setelan Santa Claus dan mengirim mereka ke jalan-jalan New York untuk meminta sumbangan.

Pasa 1924, Santa Macy telah muncul di hampir setiap Parade Thanksgiving Macy dan oranf segala usia mengantre untuk bertemu Santa Macy di New York City dan di toko-toko di seluruh kota, di mana anak-anak dapat berfoto di pangkuan Santa, dan mengatakan apa yang mereka inginkan untuk Natal.

Pada 1822, Pendeta Episkopal Clement Clarke Moore menulis puisi Natal yang panjang untuk ketiga putrinya yang berjudul “An Account of a Visit from St. Nicholas,” yang lebih dikenal sebagai “Sungguh Malam Sebelum Natal”.

Dalam puisi Moore, digambarkan bahwa Sinterklas sebagai "peri tua yang periang" dengan sosok gemuk dan kemampuan supernatural untuk naik cerobong asap dengan hanya anggukan kepala! Meskipun beberapa gambaran Moore mungkin dipinjam dari sumber lain, puisinya membantu mempopulerkan gambaran Santa Claus yang sekarang sudah dikenal.

Pada 1881, kartunis politik Thomas Nast memanfaatkan puisi Moore untuk menciptakan kemiripan yang cocok dengan gambaran moderen Santa Claus. Kartunnya yang muncul di Harper's Weekly, menggambarkan Santa sebagai seorang pria gemuk dan ceria dengan janggut putih lebat, memegang karung berisi mainan untuk anak-anak yang beruntung. Dia juga yang memberi Santa jas merah cerahnya yang dipangkas dengan bulu putih, bermarkas di Kutub Utara, memiliki elf dan juga istri, Ny. Claus

Di Amerika, Sinterklas sering digambarkan seperti puisi Moore, yang terbang dari rumah ke rumah pada malam Natal untuk mengantarkan mainan kepada anak-anak. Dia terbang dengan kereta luncur ajaibnya yang ditarik oleh rusa kutubnya: Dasher, Dancer, Prancer, Vixen, Comet, Cupid, Donner, Blitzen, dan rusa kutub paling terkenal, Rudolph.

Santa memasuki setiap rumah melalui cerobong asap, itulah sebabnya kaus kaki Natal yang kosong digantung dekat cerobong asap di tiap rumah dengan harapan bisa diisi dengan permen tongkat dan camilan lainnya atau mainan kecil.

Santa menyimpan “daftar nakal” dan “daftar baik” untuk menentukan siapa yang pantas menerima hadiah di pagi hari Natal, dan orang tua sering kali menggunakan daftar ini sebagai cara untuk memastikan anak-anak mereka berperilaku terbaik.

Gambaran tersebut kemudian diabadikan dalam lagu Natal tahun 1934 “Santa Claus is coming to Town”.

Demikianlah penjelasan dan juga sejarah mengenai kenapa ada Santa Claus di hari Natal, semoga dapat menjawab rasa penasaran kalian.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement