Padahal menurut Dr Kylie Pirr kehadiran jutaan ubur-ubur memang sangat berkaitan erat dengan kondisi laut yang makin mengkhawatirkan.
Pemanasan laut akibat perubahan iklim antropogenik diperkirakan membantu beberapa spesies ubur-ubur tumbuh dan berkembang lebih cepat dibandingkan spesies lainnya, sehingga menyebabkan populasinya bertambah secara signifikan.
BACA JUGA:
Dia menyebutkan beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa polusi di perairan, seperti di lepas pantai Tiongkok, telah meningkatkan pertumbuhan plankton mikroskopis yang menjadi makanan banyak ubur-ubur.
Pada saat yang sama, penangkapan ikan yang berlebihan telah memusnahkan predator alami serta hewan laut lainnya, seperti penyu dan ikan, yang bersaing dengan mereka untuk mendapatkan makanan.
Kondisi itu yang pada akhirnya membuat ubur-ubur berkembang sangat pesat dalam jumlah yang besar. Kondisi itu yang membuat banyak orang terkaget-kaget ketika jutaan ubur-ubur terbawa ke bibir pantai seperti di Pantai Mayangan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.