Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Menyeduh Teh: Pakai Suhu 80 Derajat Jangan Lebih dari 3 Menit

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 20 November 2023 |14:39 WIB
Tips Menyeduh Teh: Pakai Suhu 80 Derajat Jangan Lebih dari 3 Menit
Teh. (Foto: Freepik)
A
A
A

SELAIN kopi, Indonesia juga dikenal sebagai penghasil teh kelas dunia. Minum teh memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, kandungan kafeinnya lebih rendah dibandingkan kopi sehingga lebih aman bagi lambung Anda.

Bagi yang ingin menikmati manfaat teh bagi kesehatan, Bimbi Mahesa, pemilik Puchik Tea Bar, berbagi tips menyeduh teh celup yakni menyeduh dalam segelas air bersuhu 60-80 derajat Celcius selama tidak lebih dari 3 menit.

"Blender teh atau teh celup. Diamkan di dalam botol paling lama 3 menit, kalau sudah 3 menit keluarkan. Kalau terlalu lama akan terlalu kuat dan kurang baik," kata Bimbi seperti dilansir dari Antara.

Menurut Bimbi, teh celup yang sudah dipakai bisa digunakan kembali setelah 2-3 jam, namun harus disimpan dalam wadah kedap udara agar teh tidak teroksidasi di udara. Jika teh dibiarkan terlalu lama dalam gelas dengan suhu air panas, maka akan terasa terlalu kuat dan menyebabkan masalah ginjal.

Sebagai pelaku usaha di bidang usaha minuman teh, Bimbi bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai jenis teh yang dapat diracik dan dipadukan dengan campuran bunga, buah-buahan, rempah-rempah, dan lain-lain.

“Tujuan kami menganalisis kopi sehingga kami dapat mengubah asumsi kami tentang teh dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat teh,” ujarnya dalam konferensi belum lama ini.

Petitku Tea Bar Kuningan pun ingin menghilangkan persepsi masyarakat yang menganggap minum teh adalah kebiasaan orang lanjut usia dan bukan minuman mahal. Apalagi teh bisa menjadi pengganti kopi dan juga bisa menjadi teman nongkrong.

Usaha yang baru dirintis satu tahun ini berawal dari keresahannya karena tidak bisa ikut mengonsumsi kopi seperti teman-temannya sebab ada masalah pada lambungnya. Dari situ ia bersama tiga rekan lainnya ingin menjadikan teh sebagai alternatif opsi 'nongkrong' yang sama asiknya seperti 'ngopi'.

Tak ingin setengah-setengah, Bimbi bersama rekan-rekannya melakukan riset yang cukup mendalam bersama para komunitas teh hingga mendatangkan konsultan teh selama lima bulan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement