Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak ADHD Sebaiknya Hindari 4 Makanan Ini

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 06 November 2023 |17:22 WIB
Anak ADHD Sebaiknya Hindari 4 Makanan Ini
Permen harus dihindari anak ADHD. (Foto: We heart it)
A
A
A

MEMILIKI anak ADHD tidaklah mudah. Anak dengan gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) harus dirawat ekstra.

Anak ADHD harus mendapat perhatian serius. Sebab, sejauh ini walau belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa ADHD disebabkan oleh pola makan atau gangguan dalam pemenuhan nutrisi.

Namun, beberapa makanan dinilai bisa memengaruhi atau menjadi pemicu hilangnya fokus pada anak ADHD. Apa saja?

 makanan cepat saji

1. Makanan cepat saji

Makanan jenis satu ini memang disukai banyak orang, tak terkecuali oleh anak-anak. Namun sayangnya, sebaiknya anak ADHD memang tak boleh terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji.

Bukan hanya kurang sehat dan sedikit nutrisinya, makanan cepat saji juga dipercaya bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan perilaku, mengingat adanya kandungan zat adiktif seperti MSG, perisa makanan, pewarna buatan, dan pengawet sodium benzoat di dalam makanan cepat saji ini. Sederet zat tersebut lah, yang bisa mendorong perilaku hiperaktif anak serta mengurangi kemampuan anak untuk berkonsentrasi dan fokus pada sesuatu.

 BACA JUGA:

2. Permen

Anak ADHD tidak boleh makan permn sebab membuat mereka jadi lebih aktif bergerak. Akibat makan permen perilaku mereka super aktif dan susah dikontrol. Jadi sebaiknya dihindari. Saudara dan teman-temannya sebaiknya diberitahu jangan memberinya permen.

 BACA JUGA:

3. Kafein

Anak ADHD sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kafein, sebab kafein dikatakan bisa menyebabkan rasa gelisah yang cukup parah apabila masuk ke tubuh anak ADHD. Ingat, kafein bukan hanya terkandung pada kopi dan teh, tapi juga ada di minuman bersoda dan cokelat, khususnya dark chocolate.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement