Sebelum menyerbu area runway, massa lebih dulu menyerbu ruang tunggu dan menginterogasi penumpang di sana.
Sementara di dalam pesawat, pilot telah memberikan peringatan kepada penumpang bahwa ada massa yang mengepung pesawat mereka dan meminta untuk tidak membuka pintu pesawat.
Aksi pengepungan bandara tersebut bermula dari postingan di Telegram yang memberitahu bahwa penerbangan dari Tel Aviv membawa pengungsi Israel dan akan tiba di Dagestan malam itu.
(Foto: IG/@ummuasad)
Diketahui, akun Utro Dagestan yang menyebarkan informasi tersebut memuat berita dengan tambahan konspirasi. Akun itu meminta masyarakat untuk mengepung dan menginterogasi penumpang dan menyuruh mereka mengecam pemerintah Israel.
Aksi sentimen anti Israel ini telah meluas ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia yang tidak pernah sepi dari aksi unjuk rasa mengecam invasi biadab negeri pimpinan Benyamin Netanyahu itu.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.