TANPA disadari lenting berisikan cairan terkadang muncul pada bagian tubuh. Kondisi ini membuat seseorang tidak nyaman dan gemas ingin memecahkannya sendiri.
Biasanya hal ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya penggunaan sepatu baru, pemfigoid bullosa atau penyakit autoimun yang ditandai dengan lepuhan besar dan bergaris.
Menurut Dokter Spesialis Kecantikan dan Influencer dr Nadia Alaydrus selaku menjelaskan adanya lepuhan berbentuk gelembung dan berisi cairan di atas kulit ini dalam medis disebut dengan bulla.
“Jadi lepuhannya itu terletak di subepidermal, atau jaringan kulit yang paling luar yang besra dan bergaris dan biasanya di atas kulit yang kemerahan,” kata dr Nadia, dikutip dalam akun TikTok miliknya @nadialaydrus, Senin (23/10/2023).

Gejala awalnya ditandai dengan ruam, atau urtikaria yang terasa gatal, dan kemudian berubah menjadi lenting yang berisi cairan setelah beberapa minggu atau beberapa bulan. Cairannya sendiri biasanya berwarna putih, tapi bisa juga berubah menjadi sedikit keruh atau berisi bercak darah.
“Hal ini biasanya paling sering itu dialami oleh usia diatas 60 tahun, dimana bulla itu seringnya muncul di area lipatan kulit seperti ketiak, paha atas atau perut bagian bawah,” ucap dr Nadia.
Tapi selain kalangan lansia, hal ini tentu bisa terjadi juga oleh anak-anak dan juga ibu hamil.
Lantas boleh gak sih lentingan tersebut dipecahkan begitu saja?
Dokter Nadia mengatakan dalam penanganan bulla itu sendiri biasanya memang dikeluarkan isi cairannya, akan tetapi alangkah baiknya harus dilakukan oleh tenaga medis yang profesional. Karena alat-alat yang digunakan itu harus dalam keadaan steril dan juga bersih, guna untuk mencegah terjadinya infeksi.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.