Jika tato belum sembuh, maka mereka akan mengulangi proses tato dan kembali menyelenggarakan upacara dengan memotong babi.
Pewarna tato Mentawai terbuat dari campuran arang dan air tebu yang dipanaskan dengan tempurung kelapa. Teknik pembuatan tato dilakukan dengan mengetok-ngetok menggunakan jarum.
BACA JUGA:
Setelah penatoan selesai, bagian tubuh yang ditato diolesi digosokkan daun kukuet (sejenis daun lengkuas) untuk mencegah infeksi dan bengkak.
Orang yang sudah ditato dilarang mengkonsumsi makanan berminyak. Hal ini dikarenakan cairan minyak menyerap di kulit, sehingga tato tidak terbentuk.
(Salman Mardira)