BEBERAPA waktu lalu media sosial dihebohkan dengan seorang remaja wanita dengan kondisi kamar kos yang berantakan dan telihat kotor. Pemilik kos yang mendengar hal itu langsung kaget dan tidak menyangka dengan hal tersebut.
Dalam cuplikan video yang beredar kamar kos tersebut tampak sangat berantakan. Sampah menumpuk di mana-mana, hingga kasur yang kotor dan berubah menjadi kehitaman.
Terkait fenomena tersebut, Dokter Kecantikan, dr Clarin Hayes menjelaskan tentang hoarding disorder. Menurutnya hoarding disorder terjadi ketika seseorang menyimpan atau menimbun barang secara tidak terkendali dan berlebihan.
“Ketika seseorang menyimpan dan menimbun barang secara berlebihan dan tidak terkendali dan gak mau dibuang sampai tempatnya itu berantakan dan barangnya seperti gak bernilai atau sedikit sekali nilainya,” ucap dr Clarin, dikutip akun TikTok miliknya @clahayes, Senin (9/10/2023).

Menurutnya penyebab dari hoarding disorder yaitu barang-barangnya unik dan merasa dibutuhkan. Selain itu bisa karena barang tersebut punya keterikatan emosional, sehingga mengingatkan momen-momen bahagia dirinya, ataupun orang tertentu.
“Mereka biasanya akan nyaman ketika berada disekitar barang tersebut dan gak mau buang barang itu,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut dr Clarin menjelaskan perbedaan hoarding disorder dengan koleksi. Menurutnya, koleksi adalah bagian dari bagaimana barang-barang itu dapat diatur dan tertata dengan baik. Sedangkan hoarding tidak mempunyai tatanan barang yang baik, sehingga terlihat sangat berantakan.