Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apresiasi Mojo Batik Festival 2023, Sandiaga: Layak Jadi Agenda Nasional

Antara , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2023 |14:02 WIB
Apresiasi Mojo Batik Festival 2023, Sandiaga: Layak Jadi Agenda Nasional
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, gelaran Mojo Batik Festival (MBF) 2023 yang berlangsung di Kota Mojokerto, Jawa Timur layak menjadi kegiatan nasional.

"Layak menjadi agenda nasional. Kalau melihat karya dan kreasi membuka peluang Kota Mojokerto menjadi pusat batik dan go internasional," ujarnya di sela menghadiri kegiatan Mojo Batik Festival 2023 di Alun-Alun Kota Mojokerto, mengutip Antara.

Menurut Sandi, kegiatan Mojo Batik Festival bisa dirasakan satu semangat dan vibrasi pelaku industri batik di Kota Mojokerto.

"Selamat atas kegiatan ini, karena banyak memberdayakan kreasi batik ramah lingkungan serta bisa buka lapangan kerja," ujarnya.

Infografis Museum Batik Indonesia

Dirinya mendorong agar batik yang dihasilkan tersebut bisa ditampilkan pada kegiatan Karisma Event Nusantara (KEN) dan dikurasi, sehingga tahun depan bisa lolos mendapatkan tambahan insentif dari Menparekraf.

"Bentuk kurasi promosi kami membawa batik ke festival dan penampilan peragaan busana luar negeri. Kami juga akan mempromosikan secara digital serta mengundang seluruh masyarakat Mojokerto terus menggunakan aplikasi di kanal sosial media," ujarnya.

"Cerita Majapahit dalam membangun Nusantara, kebhinekaan yang beragam sebagai penguat Nusantara," ujarnya.

Dengan penguatan tersebut, kata dia, muncul pemahaman yang disusul dengan kepercayaan dan respek.

"Penguatan filosofi dilakukan dengan berbagai penguatan kreator desainer pembatik untuk menyatukan ide pikiran yang menjadi tambahan," ujarnya.

Mojo Batik Festival 2023

(Foto: Antara/Indra Setiawan)

Sementara, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf, karena Kota Mojokerto telah diberikan pendampingan dan anggaran selama tiga bulan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)

"Hasilnya adalah produk fesyen dan aksesoris dari batik," ucap Ika.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement