KINI Indonesia memasuki musim kemarau, hal ini bisa membuat daya tahan tubuh cenderung menurun. Ini terjadi karena kualitas udara yang tidak sehat menyebabkan berbagai macam penyakit akan mengintai.
Salah satu penyakit yang muncul ketika musim panas atau kemarau adalah diare. Hal itu juga disampaikan oleh Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, dr Dicky Budiman. Menurutnya cuaca panas secara tidak langsung menyebabkan beberapa penyakit, seperti infeksi saluran cerna dan diare.

"Kenapa? Karena saat situasi kering dan panas, orang merasa haus dan sering membeli minuman yang dingin. Tapi permasalahannya minuman yang dikonsumsi tidaklah memenuhi standar kesehatan," ujar dr Dicky saat dihubungi MNC Portal baru-baru ini.
BACA JUGA:
Dokter Dicky menambahkan saat musim panas biasanya ketersediaan air bersih tidak ada sehingga makanan dan minuman yang dijual tercemar bakteri. Bakteri seperti salmonella dan kolera itu lah yang menyebabkan diare.
Menurutnya saat musim panas, golongan seperti lansia, anak-anak dan wanita rentan mengalami diare.
"Para ibu-ibu ini dengan kesibukan mengantar anak sekolah bisa masuk golongan berisiko. Biasanya mereka mengonsumsi minuman atau makanan yang tidak bersih. Makanan dan minuman yang tidak bersih menyebabkan diare," paparnya.
BACA JUGA:
"Apalagi penjual makanan cuma pakai satu ember untuk mencuci mangkuk atau piring secara berulang, ini sangat berbahaya," sambungnya.