SELAMA ini asbes merupakan material bangunan yang sering digunakan sebagai atap rumah. Penggunaan asbes ini karena harganya yang murah dan pemasangannya yang mudah membuat material ini banyak dipilih oleh masyarakat.
Namun perlu diketahui, penggunaan asbes berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang lho. Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K) menjelaskan komponen debu halus dari asbes bila terhirup selama bertahun-tahun bisa menimbulkan tiga penyakit, yakni asbestosis, benign pleural disease atau kelainan selaput paru jinak, dan kanker.

"Kanker ini ada dua, kanker paru dan mesothelioma atau kanker selaput paru ," ujar Prof Agus saat dihubungi MNC Portal melalui sambungan telepon.
BACA JUGA:
Dokter Agus menjelaskan, berdasarkan riset di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menunjukkan seseorang yang menderita kanker paru dan memiliki riwayat pajanan terhadap asbes, maka risiko kankernya dua kali lipat lebih tinggi.
Di RSUP Persahabatan sendiri, Prof Agus menemukan kasus mesothelioma selama 20 tahun ditemukan sekitar 20-30 kasus.
BACA JUGA:
"Jadi setiap tahun kasusnya satu. Hanya saja korelasinya dengan asbes belum dikaji karena kasusnya 20 tahun terakhir, tapi kanker selaput paru itu ada kasusnya di persahabatan sekitar 20-30 kasus selama 20 tahun," paparnya.