Suku Dayak akan menggantung daun telinga dengan anting-anting dari tembaga yang dikenal sebagai "belaong". Secara berkala belaong akan ditambahkan sampai daun telinga semakin besar dan panjang.
Suku Dayak menambahkan belaong menyesuaikan usia dan status sosial. Terdapat dua jenis belaong yang populer dikalangan Suku Dayak yakni hisang semhaa dan hisang kavaat.
Hisang semhaa adalah sebuah anting yang dipasang pada sekitar daun telinga. Sedangkan hisang kavaat hanya dipasang pada daun telinga saja.

Meski demikian, setiap Suku Dayak memiliki makna berbeda dalam penerapan tradisi telingaan aruu. Sebagai contoh masyarakat Dayak Iban yang tidak menambahkan pemberat pada lubang daun telinga mereka.
Demikian alasan kenapa telinga suku Dayak panjang.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.