Sementara Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan bahwa okupansi hotel dan penginapan di sekitar Bromo menurun hingga 80 persen akibat kebakaran lahan.
Menurutnya hal itu karena banyak wisatawan membatalkan kunjungannya ke Gunung Bromo karena adanya kebakaran lahan.

Nia mengatakan ada lima kelompok wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang membatalkan liburannya ke Bromo.
“Packsnya bervariasi 5 sampai 15 orang dan dia (pelaku) coba menawarkan boleh enggak diganti ke Malang? Nggak mau, tetap mau dicancel sampai nunggu dibuka. Karena ini biasanya dia rangkaian dari Surabaya jalan darat ke Bromo, dari Bromo ke Malang, terus ke arah Ijen, memang sudah ada paket,” paparnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.