Kemenparekraf memberikan bantuan penguatan keuangan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif kepada Desa Wisata Rejowinangun Kota Yogyakarta, Desa Wisata Tepus Kabupaten Gunungkidul, Desa Wisata Sambi Kabupaten Sleman, Desa Wisata Tinalah Kabupaten Kulon Progo masing-masing dengan nilai mencapai Rp120 juta.
Direktur Akses Pembiayaan, Anggara Hayun Anujuprana menambahkan harapan dari Kemenparekraf melalui program peningkatan literasi keuangan bagi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif ini agar pelaku usaha dapat merencanakan dan mencatat keuangan usaha dengan lebih baik sehingga usahanya siap untuk dipertemukan dan mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan baik perbankan atau non perbankan.

“Dalam program Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf juga memberikan peningkatan kapasitas usaha di desa wisata dalam hal literasi keuangan sehingga UMKM kita dapat naik kelas dengan meraih pembiayaan baik dari perbankan ataupun non perbankan,” ujar Hayun.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenparekraf juga membekali penerima bantuan dengan literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan materi waspada investasi dan pinjaman online illegal serta dukungan untuk pengembangan UMKM dari Bank Rakyat Indonesia.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.