Habis manis sepah dibuang adalah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan kekejaman Ratu Huy. Setelah merasa puas dengan ASI yang diberikan para wanita, Ia memerintahkan prajuritnya untuk membunuh satu per satu wanita tersebut.
Hal ini bertujuan untuk menyembunyikan praktik aneh tersebut dari rakyatnya.
Kebiasaan minum ASI ini dianut oleh Tu Hy pada usia 26 tahun hingga akhir hayatnya. Ratu Tu Hy mencatat sejarah dan menjalani kehidupan istana yang mewah. Namun, dia dikutuk oleh anak cucunya karena tindakannya yang kejam.

Kisah ini adalah contoh kekejaman dan tindakan tidak etis bisa berasal dari siapapun, bahkan dari individu yang seharusnya melindungi dan memajukan kesejahteraan wanita.
Kejadian ini adalah tindakan mengerikan yang menunjukkan bahwa tidak semua perempuan memiliki empati dan solidaritas terhadap sesama wanita.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.