LAHORE dinobatkan sebagai kota paling tercemar di dunia pada 2022. Polusi udara di kota terpadat kedua di Pakistan ini meningkat 12,2 kali lipat dari nilai pedoman kualitas udara tahunan WHO berdasarkan survei global IQAir.
Perusahaan pembersih udara Swiss itu melaporkan bahwa Pakistan berada di urutan ketiga dunia sebagai negara dengan polusi udara terbanyak. Sementara, tetangganya, Bangladesh ada di urutan kelima dan India di urutan kedelapan.
BACA JUGA:
Melansir dari Aljazeera, IQAir mengukur tingkat kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikel yang masuk ke paru-paru yang dikenal sebagai PM2.5.
Lahore di Pakistan jadi kota paling tercemar di dunia karena kualitas udara memburuk menjadi 97,4 mikrogram partikel PM2,5 per meter kubik dari 86,5 pada tahun 2021. Polusi dan kondisi cuaca musim dingin membuat kota ini diselimuti kabut asap.
BACA JUGA:
Berdasarkan Foreign Police, politisi dan pejabat di Lahore menyalahkan India atas polusi udara yang terjadi di negaranya. Petani India dinilai melakukan pembakaran tunggal yang membuat mata angin menyebarkan polusi ke Lahore.
Tuduhan itu tidak benar-benar akurat. Studi alokasi sumber daya yang dilakukan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada tahun 2020 menemukan bahwa misi kendaraan, polusi industri, pembangkit listrik berbahan bakar fosil, dan pembakaran bahan limbah menyebabkan polusi di Lahore.