Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alat Medis Seukuran Piring Tertinggal di Perut Wanita Pasca-Melahirkan, Kok Bisa?

Chindy Aprilia , Jurnalis-Kamis, 07 September 2023 |10:22 WIB
   Alat Medis Seukuran Piring Tertinggal di Perut Wanita Pasca-Melahirkan, Kok Bisa?
Ibu hamil akan operasi. (Foto: Henry ford health)
A
A
A

SEORANG wanita berusia 20 tahun tanpa diketahui namanya itu baru saja menghebohkan jagat maya, hal itu lantaran sebuah alat medis seukuran piring makan tertinggal di dalam perutnya selama kurang lebih 18 bulan, pasca ia menjalani operasi caesar.

Menurut laporan yang dirilis Senin oleh komisaris kesehatan dan disabilitas Selandia Baru, Morag McDowell, pada tahun 2020 ia menjalani operasi caesar karena adanya komplikasi dengan kehamilannya.

 operasi caesar

Sehingga wanita itu pun mengeluhkan rasa sakitnya yang kronis selama berbulan-bulan lamanya yang ia rasakan setelah kelahiran, dan dokter pun akhirnya menemukan adanya retraktor luka Alexis atau perangkat tubular lunak yang digunakan untuk menarik kembali tepi luka selama operasi, namun secara tidak sengaja tertinggal di dalam perutnya.

Wanita itu pun langsung dibawa pergu ke unit gawat darurat Rumah Sakit Auckland, di kota terbesar Selandia Baru, untuk diperiksa secara lanjut karena ia terus mengeluhkan rasa sakit kepada sang dokter.

 BACA JUGA:

Alat itu tidak terdeteksi karena bersifat non-radio buram sehingga tidak dapat dilihat oleh sinar-X.

Atas kejadian itu pihak McDowell pun menyayangkan hal tersebut, dan mengatakan bahwa pihak medis disebut telah gagal dalam menangani tugas dalam memberikan pelayanan kepada wanita itu.

Untuk itu, Dewan kesehatan telah meminta maaf atas tindakan yang telah terjadi dan melakukan pernyataan tertulis.

"Saya merasakan apa yang dirasakan wanita ini akibat tekanan yang disebabkan oleh peristiwa tersebut, sehingga wanita harus mengalami rasa sakit berkepanjangam selama beberapa waktu sampai akhirnya dilakukan operasi kembali untuk alat itu diangkat pada tahun 2021," kata McDowell dalam laporannya, dikutip dalam laman NBCNews.

 BACA JUGA:

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa retraktor luka besar yang digunakan selama operasi caesar adalah perangkat kedua yang besar tertinggal di dalam pasien, dan itu tidak ditemukan sampai CT scan lebih dari setahun kemudian. Sehingga McDowell merasakan kekhawatiran yang dialami keluarga terhadap kesehatan dan kesejahteraan pasiennya tersebut.

Padahal jika dilakukan pengecekan dengan seksama alat itu termasuk ke dalam alat hitungan rutin yang dilakukan tim medis rumah sakit sebagai standar. Sehingga mulai saat itu, Otoritas kesehatan Auckland, yang dikenal sebagai Te Whatu Ora Te Toka Tumai Auckland meminta anggota staf bahwa retraktor harus dimasukkan dalam hitungan, agar tidak ada kasus seperti ini lagi.

Mike Shepard, selaku direktur operasi grup Te Whatu Ora untuk Auckland, mengatakan kepada media bahwa dirinya sangat menyesal dengan apa yang terjadi kepada pasiennya, dan ia mengakui dampak yang akan terjadi pada pasien dan keluarganya. Untuk itu, sebagai permintaan maaf ia akan meninjau kembali perawatan pasiennya tersebut agar tidak akan terulang lagi dikemudian hari.

Kasus ini telah dirujuk ke direktur proses komisaris, yang memiliki kekuatan untuk mengajukan tuntutan disipliner, yang pada akhirnya dapat mengakhiri karir mereka yang terlibat.

Sekedar informasi, hal Ini bukanlah hal yang pertama terjadi pada pasien, di tahun 2021. Seorang pria juga menjalani operasi darurat untuk mengobati usus besar berlubang, di mana retraktor luka Alexis dimasukkan sepenuhnya ke dalam perutnya dan tidak diangkat, menyebabkan dirinya sakit dan mual sebelum diangkat lebih dari kurun waktu dua minggu setelah operasi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement